Titik-titik Air di Luar Gelas Es Teh - Fenomena
Titik-titik air di luar gelas es teh
Mengapa di luar gelas es teh terdapat titik-titik air ?
Apakah gelasnya bocor ?
Atau air dapat meresap pada medium kaca, keramik atau plastik ?
Pernahkah terlintas di benak kalian
mengapa di luar gelas yang berisi es teh terdapat titik-titik air ? adakah dari
kalian yang berpikir air dapat meresap keluar gelas ? Ini juga berlaku untuk
segala jenis es lain ya.. es sirup, es kelapa, es jeruk, es kopi dan es-es
lainnya. Berikut penjelasan di luar gelas es teh terdapat titik-titik air.

Fenomena ini berkaitan dengan materi
perubahan wujud di mata pelajaran fisika. Lebih tepatnya proses menguapan dan
mengembunan. Nah detailnya sebenarnya saya pelajari dan saya pahami saat saya
belajar kimia fisika saat kuliah. Luar biasakan, hal simpel seperti ini tapi saya baru tahu alasannya saat
kuliah. Sedikit curhat pengalaman saya hehehe. Bagi yang tidak suka, silahkan
di skip langsung baca paragraf ketiga saja. Tapi saya akan lebih berterimakasih
bila kalian membaca ini juga, karena siapa tahu dapat membantu kalian
memahaminya. Saat kuliah di mata pelajaran Kimia-fisik 2 saya menjadi lebih
paham, namun yang membuka jalan pikiran saya untuk memahami ini dosen kimia fisik
1 saya. PS : dosen kimia fisik 1 dan kimia fisik 2 saya berbeda. Ada kata-kata
yang sangat mengena dari belau “Ditemperatur
berapa air menguap ? 100OC saat tekanan 1 atm ? Kalau untuk
menguapkan air butuh temperatur 100OC saat tekanan 1 atm, lautan mana
yang mendidih agar terjadi hujan ?”. Baru kemudian saat mata kuliah kimia fisik 2 tentang kesetimbangan fasa
saya lebih paham tentang fenomena ini. Tapi saya akan mencoba menjelaskan
dengan bahasa yang anak SMA mudah pahami. Bagian ini saya block merah agar
kalian tidak salah fokus. Penjelasan ilmiahnya mulai paragraf di ketiga.
Ingatkah kalian bahwa benda memiliki
tiga wujud yaitu padat, cair dan gas. bentuk benda bergantung pada temperatur
(suhu) dan tekanan dimana benda tersebut berada. air memiliki rumus kimia H2O.
Pada temperatur 27oC dan tekanan 1 atm berada pada wujud cair. Pada
temperatur ini juga terdapat air pada wujud gas akibat penguapan. Ingat,
penguapan tidak hanya terjadi setelah titik didih zat. Titik didih zat hanya
menunjukan adanya temperatur dimana zat tersebut akan berubah wujud menjadi uap
secara keseluruhan. Sebenarnya saat temperatur di bawah titik didih zat juga
mengalami penguapan. Makin tinggi temperatur maka penguapannya makin besar.
Maka dalam pembahasan kali ini, makin tinggi temperatur ruangan maka kadar uap
air dalam udara juga makin tinggi.
Pada temperatur ruang es batu dalam es
teh akan mencair, menyebabkan es teh beberapa saat memiliki temperatur yang
lebih rendah dari temperatur ruang (dingin). Karena temperatur lebih rendah,
maka terjadilah aliran energi dari udara di sekitar gelas ke sistem. Aliran
energi (panas) dari udara ke sistem ditandai dengan menurunnya suhu udara di
sekitar gelas. Coba deh rasakan sensasi udara di sekitar gelas berisi es teh.
Pasti ada dingin-dinginnya. Udara di sekitar gelas terdapat uap air, yang akan
mengembun apabila terjadi penurunan temperatur. Jadi titik-titik air di luar
gelas es teh itu karena uap air di udara yang mengembun ya guys....! bukan
karena air dapat meresap pada medim kaca, keramik atau plastik. Apalagi karena
gelasnya bocor.
Semoga artikel ini dapat membantu.
Komentar
Posting Komentar